Psikoterapi dalam Perspektif Al Qur'an dan Hadits

DOI https://doi.org/10.69548/jigm.v1i2.8

Authors

Abdullah (1) , Salami (2) , Fahruddin Nasution (3) , Moenawar (4)

(1) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie
(2) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh
(3) Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Pidie
(4) Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Pidie

Corresponding author: abdullahar@gmail.com

Abstract

Islam telah menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan jiwa yang dialami manusia dalam berbagai konteksnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji psikoterapi berdasarkan Qur'an dan Hadits. Dalam artikel ini, pengumpulan data dilakukan dengan kajian kepustakaan yang bersumber dari Al Qur’an, Hadis, buku, jurnal dan melalui dokumen-dokumen baik dokumen tertulis, maupun dokumen elektronik, dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psikoterapi Perspektif Alquran, dapat dilakukan diantaranya: (a) Psikoterapi melalui Zakat Menghilangkan Iri Dengki (b) Psikoterapi Melalui Shalat (c) Psikoterapi  Melalui Saling Memaafkan. (d) Psikoterapi  Melalui Puasa. Sedangkan psikoterapi dalam Perspektif Hadist, diantaranya: (a) Psikoterapi Sedekah Bagi Kesehatan Jiwa, (b) Psikoterapi Melalui Dzikir. (c)Psikoterapi melalui Doa.

Abstract

Islam has offered solutions to overcome mental problems experienced by humans in various contexts. This article aims to examine psychotherapy based on the Qur'an and Hadith. In this article, data collection is carried out by reviewing literature from the Qur'an, Hadith, books, journals, and other relevant document,  and data analysis in this study uses descriptive methods. This study showed that psychotherapy from the Quranic perspective, including (a) Psychotherapy through Zakat Eliminating Envy, (b) Psychotherapy through Prayer (c) Psychotherapy through Forgiveness. (d) Psychotherapy Through Fasting. While psychotherapy in the perspective of Hadith includes (a) Alms Psychotherapy for Mental Health and (b) Psychotherapy Through Dhikr (c) Psychotherapy through Prayer.

Downloads

Download data is not yet available.
ARTICLE METRICS
👁️ Abstract views: 1298
📄 PDF downloads: 1063
Metrics via Dimensions & PlumX

References

Abdul Aziz bin Abdullah al-Ahmad, Kesehatan Jiwa: Kajian Korelatif pemikinan Ibnu Qayyim dan Psikologi Modern (Jakarta: Pustaka Azzam, 2006

Abdul Mun‟im Qindil, Isyarat-isyarat Kedokteran dalam Al- Quran dan Sunnah, (Jakarta: Akademika Pressindo 2010),

Adnan Tharsyah, Keajaiban Shalat bagi Kesehatan, Terj. Abdullah, (Jakarta: Senayan Publishing, 2007),

Afzalur Rahman, Ensiklopediana Ilmu dalam Al-Quran, (Bandung: Mizan, 2007),

Ahmad Saifuddin, Psikologi Agama: Implementasi Psikologi untuk Memahami Perilaku Beragama (Jakarta: Prenadamedia Group, 2019),

Aliah B.Purwakania, Pengantar Psikologi kesehatan Islami, (Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada 2008),

Amir An-Najar, Psikoterapi Sufistik, (Jakarta: Mizan Publika 2004),

Andi Mappiare, Kamus Istilah Konseling dan Terapi (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006),

Andi Mappiare, Pengantar Konseling dan Psikoterapi, (Jakarta: PT.Raja Grafindo, 1992),

Andi Mappiare, Pengantar Konseling Dan Psikoterapi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada) h

Load full references ↓

Downloads

KEYWORDS
Psikoterapi, Al-Qu'ran, Hadist, Islam

Published

2022-07-21

How to Cite

Abdullah, Salami, Nasution, F., & Moenawar. (2022). Psikoterapi dalam Perspektif Al Qur’an dan Hadits. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 1(2), 66–82. https://doi.org/10.69548/jigm.v1i2.8

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.