Urgensi Pendidikan Pariwisata dalam Meningkatkan Pengembangan Wisata Halal di Aceh

DOI https://doi.org/10.69548/jigm.v3i1.31

Authors

Fakhrul Husni (1) , Mohd. Reza Pahlevi (2) , Harmaini Harmaini (2) , Muhammad Zikri (3)

(1) Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara, Banda Aceh
(2) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh
(3) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Corresponding author: fakhrulhusni@stainusantara.ac.id

Abstract

This article examines the urgency of strengthening tourism education in supporting the development of halal tourism in Aceh which has great potential, especially due to the implementation of Islamic law which is in line with the principles of halal tourism. The purpose of this study is to identify tourism education and halal tourism development in Aceh. This research uses a descriptive qualitative method with a data analysis approach according to Miles and Huberman which includes the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that although the potential for halal tourism in Aceh is very promising, the aspect of tourism education in this area is still minimal and general in nature. The absence of a focus on education that specifically discuss the concepts, standards, and practices of halal tourism is a major obstacle in producing competent and professional human resources. Therefore, a strategy to strengthen the halal tourism education ecosystem is needed to support the development of sustainable and competitive global tourism in Aceh.

Abstrak

Artikel ini mengkaji urgensi penguatan pendidikan pariwisata dalam mendukung pengembangan wisata halal di Aceh yang memiliki potensi besar, terutama karena penerapan syariat Islam yang selaras dengan prinsip-prinsip wisata halal. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pendidikan pariwisata dan pengembangan wisata halal di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis data menurut Miles dan Huberman yang mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun potensi wisata halal di Aceh sangat menjanjikan, aspek pendidikan pariwisata di daerah ini masih minim dan bersifat umum. Belum adanya fokus pada pendidikan yang secara khusus membahas konsep, standar, dan praktik wisata halal menjadi kendala utama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan profesional. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan ekosistem pendidikan pariwisata halal guna mendukung pembangunan pariwisata Aceh yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Downloads

Download data is not yet available.
ARTICLE METRICS
👁️ Abstract views: 157
📄 PDF downloads: 117
Metrics via Dimensions & PlumX

References

Aceh, Safrina-Seuramoe Informasi Pemerintah. 2023. “Pemerintah Aceh Tingkatkan SDM di Bidang Pariwisata.” Banda Aceh. https://www.acehprov.go.id/berita/kategori/wisata-lingkungan/pemerintah-aceh-tingkatkan-sdm-di-bidang-pariwisata.

Afifiddin, dan Beni Ahmad Saebani. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Agoes, Adrian. 2020. “Peran Lembaga Pendidikan Pariwisata di Era Digital Tourism.” Tourism Scientific Journal 5 (2): 183–95. https://doi.org/10.32659/tsj.v5i2.93.

Akib, Erwin. 2020. “Pariwisata Dalam Tinjauan Pendidikan: Studi Menuju Era Revolusi Industri.” PUSAKA (Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event) 2 (1): 1–8. https://doi.org/10.33649/pusaka.v2i1.40.

Battour, M, dan M. N. Ismail. 2016. “Halal tourism: Concepts, practises, challenges and future.” Tourism Management Perspectives 19: 150–54.

Destiana, Riska, dan Retno Sunu Astuti. 2019. “Pengembangan Pariwisata Halal Di Indonesia.” COPAS: Conference on Public Administration and Society 01 (01): 331–53.

Fahham, A Muchaddam. 2017. “Tantangan Pengembangan Wisata Halal Di Nusa Tenggara Barat.” Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial 8 (1): 65–79.

Felyana, Wazni. 2019. “Dampak Pengembangan Objek Wisata Halal terhadap Kehidupan Sosial dan Pendapatan Pedagang di Kapal Apung Kota Banda Aceh Tahun 2015-2017.” In Skripsi, 1–144. Banda Aceh: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Indonesia, CNN. 2022. “Malaysia Peringkat 1 Wisata Halal GMTI, Indonesia di Posisi 2.” https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220602172817-269-804067/malaysia-peringkat-1-wisata-halal-gmti-indonesia-di-posisi-2.

Irwansyah, dan Muchamad Zaenuri. 2021. “Wisata Halal: Strategi Dan Implementasinya Di Kota Banda Aceh.” Juournal of Governance and Social Policy 2 (1): 41–55. https://doi.org/10.24815/gaspol.v2i1.

Load full references ↓

Downloads

KEYWORDS
Pendidikan Pariwisata, Wisata Halal, Aceh

Published

2024-06-30

How to Cite

Husni, F., Pahlevi, M. R. ., Harmaini, H., & Zikri, M. (2024). Urgensi Pendidikan Pariwisata dalam Meningkatkan Pengembangan Wisata Halal di Aceh. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(1), 42–53. https://doi.org/10.69548/jigm.v3i1.31

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.