Strategi Peningkatan Kualitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA Negeri 6 Buru
https://doi.org/10.69548/jigm.v3i2.26
Abstract
Improving the quality of teachers and education personnel is a critical factor in the development of innovative and adaptive learning models at SMA Negeri 6 Buru. This study aims to examine strategies to enhance the competence of these educational actors in supporting the implementation of project-based learning (PBL). Employing a qualitative approach with a case study method, the research involved 15 teachers, 5 education personnel, 1 principal, and 30 students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that although many teachers demonstrate adequate pedagogical skills, they face challenges in implementing PBL due to insufficient professional training, limited infrastructure, and lack of policy support. Similarly, education personnel have not fully optimized their roles in supporting learning activities due to limited understanding of educational administration technologies. Recommended strategies include competency-based training, structured mentoring programs, collaboration with higher education institutions, empowerment of education personnel, and technological integration in teaching. Successful implementation of these strategies requires collective support from stakeholders, including local government and the wider community.
Abstrak
Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan merupakan faktor krusial dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dan adaptif di SMA Negeri 6 Buru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam mendukung penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan 15 guru, 5 tenaga kependidikan, 1 kepala sekolah, dan 30 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian guru memiliki kompetensi pedagogik yang memadai, mereka masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan PBL karena terbatasnya pelatihan profesional, sarana-prasarana yang kurang memadai, serta minimnya dukungan kebijakan. Di sisi lain, tenaga kependidikan belum optimal dalam menjalankan peran pendukung pembelajaran karena keterbatasan pemahaman terhadap teknologi administrasi pendidikan. Strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berbasis kompetensi, program pendampingan terstruktur, kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemberdayaan tenaga kependidikan, serta integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Implementasi strategi ini memerlukan dukungan menyeluruh dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Downloads
References
Ahmadi, F., Kom, S., Kom, M., & Ibda, H. (2021). Desain Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Daring di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Qahar Publisher.
Aranda, M. D. D. (2024). Peningkatan dan Pemerataan Perkembangan Teknologi di Dunia Pendidikan Melalui E-Learning di Indonesia: Kajian Literatur. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(4), 1434–1446.
Arisanti, I., Rasmita, R., Kasim, M., Mardikawati, B., & Murthada, M. (2024). Peran Aplikasi Artificial Intelligences Ai Dalam Mengembangkan Dan Meningkatkan Kompetensi Profesional Dan Kreatifitas Pendidik Di Era Cybernetics 4.0. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 5195–5205.
Bala, R. (2021). Cara mengajar kreatif pembelajaran jarak jauh. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Fajri, A., Rahman, I. K., & Lisnawati, S. (2019). Seterategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 78–93.
Kadir, A. (2013). Konsep pembelajaran kontekstual di sekolah. Dinamika Ilmu, 13(1).
Mahendra, Y. (2024). Upaya pencegahan kekerasan seksual bagi remaja dilingkungan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bait Et-Tauhdi Kota Serang. Abdimas Siliwangi, 7(3), 655–667.
Mahendra, Y., Jundi, R., Wulandari, G., & Munawar, A. (2024). The Urgency of Digital Literacy in Shaping Students’ Civic Virtue: Challenges and Opportunities in the Technological Era. ICoCSE Proceedings, 1, 17–22.
Mahendra, Y., Mulyawan, G., & Putri, V. K. (2023). Transformasi Pembelajaran Sosiologi: Peran Keterampilan 4c Di Abad Ke-21: Indonesia. P2M STKIP Siliwangi, 10(2), 120–131.
Mahendra, Y., & Rahmia, S. H. (2021). Implementation of civic virtue in character education in the era of Society 5.0. In Educational Innovation in Society 5.0 Era: Challenges and Opportunities (pp. 31–35). Routledge.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Lailan Talahatu, Edy Joko Purwanto, Suandi Silalahi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).












